Goresan Penaku

Falsafah Islam

Posted on Updated on

Daar Al-Ghazaly – Pengertian falsafah adalah suatu kata sarapan dari bahasa Yunani “Failushopia” yakni Failu ( Cinta ) Shopia ( Hikmah) dalam arti kata Cinta dan Kebijaksanaan. Kemunculan kata Falsafah bermula sejak tahun 7 SM di Yunani, ketika itu para Failusuf  berkumpul mendiskusikan alam semesta, kehidupan dll. Sejak itu lahir lah Failusuf terkenal Plato, Socrat dan Aristoteles.

Ditinjau dari segi pembagian Falsafah terbagi kepada dua bagian, Falsafah Am ( umum) dan Khas ( Khusus). Falsafah Am kembali kepada zaman Yunani kuno yang terkonsentrasi terhadap pembahasan Uluhiyyah ( Ketuhanan ) sedangkan Falsafah Khas lebih memfokuskan kajiannya terhadap disiplin-disiplin ilmu baru seperti Mantiq, Usul Fiqh dll.

Setiap wilayah  memiliki keunikan falsafah masing-masing, karena latar belakang budaya dan letak georafis membuat cara berpikir penduduk tersebut berbeda-beda, ada falsafah berasaf dari barat, falsafah timur, falsafah islam dan lain-lain. Sekalipun berbeda wilayah dan letak geografis tujuan para Failusuf adalah untuk mencapai kepada kebenaran serta cinta akan kebijaksanaan. Baca entri selengkapnya »

Seminar Memberantas Penuluran Syiah

Posted on Updated on

Photo oleh: Kuliyyah Usuluddin Society KUIN

Alor Setar –   Dalam rangka mengantisipasi kelompok aliran syiah di Kedah, Kolej Universiti Insaniah ( KUIN ) telah menyelenggarakan seminar ” Membanteras Penularan Syiah di Negeri Kedah Darul Aman” pada senin (01/04/2014) berlangsung di Dewan Sultan Abdul Halim Muadzan Shah, Kuin yang dihadiri sekitar 300 Mahasiswa kuin dan dosen-dosen KUIN serta masyarakat setempat.

Seminar kali ini menghadirkan tiga narasumber hebat,  Sohibus Samahah Dato Paduka Syeikh Baderudin Hj.Ahmad(Mufti Kedah) DR. Ridho Uwais ( Wakil Dekan Usuluddin) , dan DR. Taher Zaydan ( Dosen Usuluddin). Narasumber pertama dibawa oleh DR. Uwais membentangkan tentang perbedaan aqidah Ahlu Sunnah Wal Jamaah dengan Syiah.

“Perbedaan aqidah yang paling menonjol antara syiah dan Aswaja (Ahlu Sunnah Wal Jamaah)  terdapat pada konsep Imamah, syiah menyakini Imamah adalah ajaran pokok dalam aqidah yang wajib ditaati seluruh pengikutnya, seorang Imam dalam syiah maksum ( terpelihara dari dosa dan kesalahan) dan masih menerima wahyu sebagaimana para anbiya, sedangkan dalam aqidah Aswaja seorang Imam tidak maksum dan tidak pula menerima wahyu.” terang Dr. Ridho Uwais dosen yang berkelulusan Azhar Syarif. Baca entri selengkapnya »

Al-Ulama Terdahulu

Posted on Updated on

Ilustrasi '' Hari ini adalah menatap dan menata, berbutlah !
Ilustrasi ” Hari ini adalah menatap dan menata, berbutlah !

Para ulama terdahulu terkenal dengan kegigihan mereka dalam menuntut ilmu. Yang membuat mereka tak pernah putus asa dalam menuntu ilmu adalah keikhlasan dalam hati untuk menyebarkan risalah Ilahi. Tidak heran, hampir keseluruhan hidup mereka hanya disisahkan untuk mengkaji Al-Quran, Al Hadist, dan ilmu-ilmu lain.

Jika dibaca sebagian riwayat hidup mereka, ada diantarnya tidak sempat menikah lantaran kesibukan mereka menuntut ilmu. Kebiasaan para ulama terdahulu membesar di rantau orang dan di perjalanan untuk berguru dari masyaikh al-mu’tabar ( guru-guru yang terkenal )di seluruh pelosok dunia.

Diantara dorongan yang membuat mereka gigih untuk keluar menuntut ilmu ialah kerasnya kehidupan di kampung mereka tinggal, tekanan dari pemerintahan setempat dan kurangnya minat penduduk setempat terhadap ilmu.

Dalam perjalanan, ada yang wafat di rantau orang sebelum sempat kembali ke kampung tercinta, ini menunjukkan bahwasaya mereka banyak menghabiskan waktu diperantauan dan perjalanan menimba ilmu. Baca entri selengkapnya »

Luasnya Bahasa Arab

Posted on Updated on

berdoa-_120117131734-208Daar Al-Ghazaly –  Makna dari suatu bahasa itu luas sekali, contoh dalam bahasa arab banyak sekali kata-kata yang memiliki pengertian lebih dari satu sehingga penggunaan bahasa tersebut sering disalah artikan oleh A’jami ( Orang Ajam/bukan penutur bahasa).

Seorang pemula yang sedang belajar bahasa arab hanya akan terfokus kepada kata-kata bahasa yang dipelajarinya di buku-buku bacaan sekolah tanpa mendalami dan mengetahuai pengertian luasnya. Selain itu, seorang pemula cenderung memiliki perbendaharan bahasa yang cukup sedikit sehingga pemahamannya terhadap suatu kata-kata bahasa arab sempit.

Contoh dalam hal berikut, suatu ketika diadakan majlis pembacaan “Ratib Al-Haddad” yang dipimpin seorang Alim. Di akhir majlis seorang jamaah berkomentar tentang penggunaan kata “Adayanana” di dalam doa yang dibacakan, komentarnya terkesan menyalahkan Ulama penyusun Ratib Al-Haddad tersebut. Baca entri selengkapnya »

Jalan-Jalan di Penang

Posted on Updated on

Graindieci Friends @ DM 2008
Graindieci Friends @ DM 2008

Setelah menunggu lumayan lama bercampur kecewa akhirnya kami memulai jalan-jalan di Penang dengan menaiki bus Rapid 102 tujuan Komtar dgn tarif tiket RM 1.40/org. Ingat, harus sediakan uang pas ketika membeli tiket rapid klo tidak uang anda akan ditelan money box rapid begitu saja tanpa kembalian sesen pun. Bus Rapid pun mulai menekan pedal gas berlahan meninggalkan kawasan Pulau Tikus. Perasaan kecewa mulai pudar ditambah gelak ketawa dan celoteh yang diperankan seorang gadis India yang berasal dari Medan. Dalam perjalanana menuju ke Komtar banyak istilah-istilah baru yang kami temui di sepanjang jalan seperti Pengakap (Pramuka), Oku ( Orang Kurang Upaya), Sdn. Bhd (Sendirian Berhad) dll. “Komtar- Komtar.. turun kat sini”. perintah supir  dengan suara sedikit keras. Kami pun turun menuju Komtar.

Komtar menjadi tempat destinasi pertama kami, Komtar merupakan gedung perkantoran dengan ketinggian 232 M berbentuk segi 12, menara tertinggi di Pulau Penang dilengkapi 65 tinggkat sekaligus menduduki peringkat ke 6 tertinggi menara di Malaysia. Disini kami menukar uang Rupiah ke Ringgit dan mencari makan siang. Warung Thai tempat kami singgah untuk makan siang, nasi goreng pattaya dan jus orange serta air suam menjadi menu makanan pilihan kami. Walaupun makanan disini tidak begitu bersahabat dengan lidah orang Medan, tapi mau tak mau harus dilahap juga untuk menambah stamina, Bismillah. Baca entri selengkapnya »

Perluasan Masjid Nurul Falah Butuh Bantuan Dana

Posted on Updated on

Perluasan Masjid Nurul Falah, Dusun Torgodang.
[Foto: Dolee Harahap ]
Perluasan Masjid Nurul Falah, Dusun Torgodang.

Desa Palsabolas -Masjid Nurul Falah yang terletak di Dusun Torgodang, Desa Palsabolas, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, sedang mengadakan perluasan sekaligus mempercantik fisik bangunan yang lebih modern. Warga setempat berupaya mengumpulkan dana dari berbagai sumber terutama dari sumbangan para supir dan penumpang yang mengulurkan sejumlah uang kepada para pantia yang bersedia menunggu di tepi jalan dusun Torgodang.

Bantuan tersebut sepenuhnya akan dialokasikan untuk renovasi masjid yang kini sudah dimulai pengorekan tanah sekitar lingkungan masjid. Mengharapkan bantuan hanya dari para sopir dan penumpang di tepi jalan dipandang masih kurang dalam memproleh dana, justru bantuan dana dari para masyarakat, pengusaha, pemerintahan setempat sangat didambakan dan masih ditunggu huluran bantuan masing-masing kepada para panitia di tempat untuk memperlancarkan segala urusan dan proses pembangunan masjid. Baca entri selengkapnya »