Darul Mursyid Launching SPS2T

Posted on Updated on

Senin, 12 Desember 2011
TAPSEL-Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) launching program baru, Sistem Penilaian Siswa Terintegrasi dan Terpadu (SPS2T), mengkombinasikan pembelajaran di sekolah dengan di rumah saat liburan, Desember 2011.
Program ini diyakini akan menambah daya keaktifan siswa dan guru. Hal ini diungkapkan saat sosialisasi bersama wali murid di aula PDM beberapa waktu lalu.
“Sebenarnya program menunjang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sudah sangat baik di PDM. Tetapi dengan semakin berkembangnya zaman maka dianggap perlu inovasi-inovasi agar siswa punya karakter, serta siap terjun menghadapi tantangan dunia yang serba ciber,” ujar Ketum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) sebagai Badan Pengelola PDM, H Jafar Syahbuddin Ritonga SE MBA kepada METRO, Minggu (11/12).
Program SPS2T yang diluncurkan PDM tutur pengusaha muda ini, meliputi Islamic Knowladges (pengetahuan Islam). Dalam bidang ini, terangnya, penanaman tentang pengetahuan agama sehingga diharapkan agama merupakan pondasi yang kokoh bagi setiap sisw-siswi PDM dimana saja berada dan apa saja profesinya kelak. English Knowladges (pengetahuan Bahasa Inggris), dalam bidang ini adalah pendalaman bahasa Inggris dan diharapkan semua siswa-siswi mampu berkomunikasi dalam aktif serta tidak lagi sulit menghadapi literatur yang berbahasa Inggris.
Kemudian, General Knowladges (pengetahuan umum) pungkas H Jafar, alam bidang ini mengedepankan ilmu-ilmu umum termasuk yang diujinkan secara nasional, namun di PDM hal ini lebih pendalamannya di bidang sains dan tidak berarti meninggalkan imu sosial.
Special Ability (kemampuan khusus), beberanya dalam bidang ini adalah penerapan peraktek keagamaan. Artinya, setiap siswa-siswi PDM diharapkan mampu menjadi imam dikeluarganya atau paling tidak dalam penerapan praktek ibadahnya tidak bersalahan. Additional Consideration (pertimbangan tambahan), dalam bidang ini kerjasama antara pihak sekolah dengan orang tua murid sangat dibutuhkan, sebab untuk mendidik manusia-manusia handal, orang tua harus mendukung secara maksimal.
“Sebagai contoh, disaat libur, orang tua tidak boleh melepas begitu saja anaknya sehingga tidak ada kontrol. Selain itu orang tua juga diharapkan peduli kepada anak dengan cara menanyakan pada pihak-pihak terkait di PDM tentang perkembangan baik edukatif, kesehatan, perilaku dan lain-lain,” pungkas H Jafar.
Lalu, Special Requirements for Nine and Twoelve Class (persyaratan khusus untuk kelas sembilan dan dua belas) terangnya, dalam bidang ini dikhususkan pada murid-murid kelas sembilan dan dua belas harus benar-benar menguasi kemampuan ibadah, bahasa Inggris yang terukur melalui TOEFL atau TOEIC, mampu menulis karya ilmiah dan mampu menggunakan teknologi informasi yang tentunya disesuikan dengan kelasnya masing-masing. Terutama pada kelas dua belas akan lebih banyak diberi bekal, sebab mereka akan menghadapi masyarakat baru di dunia perguruan tinggi.
Dalam pertemuan tersebut orang tua sangat setuju dengan program baru PDM ini, sebab secara langsung anak-anak yang sekolah di PDM akan dipastikan punya bobot.
“Bila melihat situasi yang kompetitif dunia pendidikan serta terbukanya arus informasi maka program PDM ini cukup bagus dan menarik,” ujar wali siswa. (neo/mer)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s