Ponpes PDM Kurban 20 Sapi dan 9 Kambing

Posted on

Senin, 07 November 2011
Untuk Warga Kurang Mampu di Tapsel dan Taput
Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) menyembelih 20 ekor sapi dan 9 ekor kambing hewan kurban. Daging hewan kurban dibagikan kepada 350 KK kurang mampu di berbagai desa di Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kecamatan Arse dan Sipirok, Tapsel termasuk ke 25 KK kurang mampu di Sipahutar, Taput.

Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) yang juga Badan Pengelola PDM, H Jafar Syahbuddin SE MBA didampingi Wakil Direktur PDM, Drs H Syarifuddin Nasution kepada METRO Minggu (6/11) mengatakan, sebanyak 20 ekor sapi dan 9 ekor kambing hewan kurban PDM tahun ini merupakan kurban guru dan karyawan PDM eselon III sebanyak 8 ekor sapi. Kemudian dua ekor sapi kurban merupakan kurban siswa dan lebihnya merupakan kurban orangtua siswa bersama anaknya.

Dijelaskan H Jafar, hewan kurban yang berasal dari guru dan karyawan PDM sebanyak 8 ekor adalah hasil tabungan para guru dan PDM sebesar Rp100.000 per bulannya. Sementara orangtua siswa dan siswa ikut berkurban bersama PDM itu disampaikan usai lebaran lalu, siapa yang berkeinginan berkurban bersama PDM.

Kemudian, para KK kurang mampu yang menerima daging kurban dari PDM ungkap pria yang saat ini sedang melanjutkan studi S3 program Doctor Businis Administration (DBA) di University Saint Malaysia (USM) ini, merupakan hasil survei Badan Kenajiran Masjid (BKM) Masjid Hj Khadijah PDM yang langsung dipimpin Arman Lubis Al Hafis selama 2 pekan lalu ke tengah-tengah masyarakat. Tujuannya, agar penerima daging kurban merupakan KK kurang mampu, sehingga apa yang dilaksanakan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang besar bagi umat.

“Seperti di Sipahutar, ada sekitar 25 KK yang masyarakatnya merupakan masyarakat minoritas yang hidupnya berada di bawah garis kemiskinan. karena jaraknya jauh, satu ekor  sapi dan 3 ekor kambing telah kita kirim dua hari lalu, agar dipotong di Sipahutar. Semua mulai biaya angkut, upah pemotong dan membagi-bagi hewan kurban tersebut kita beri upah, dan tentunya diawasi tim dari PDM agar memang tepat sasaran dan tidak sampai memunculkan dosa,” ungkap H Jafar.

“Untuk parhobas (pemotong dan pembersih hewan kurban, red) itu semua kita upah. Jadi apa yang kita berikan sudah bersih kepada penerima. Sekitar 2 kilogram per-KK-nya,” tutur Sekretaris DPD Real Estate Indonesia (REI) Propinsi Sumut ini.
Bahkan, para penerima daging kurban PDM pungkasnya, yang datang langsung menjemput ke PDM walaupun melalui utusannya, biaya transpornya juga ditanggung PDM. Dimana, untuk Minggu (6/11) kemarin, sebut H Jafar, sebanyak 11 ekor sapi dan 4 ekor kambing yang di sembeli dimana 10 ekor sapi dan 1 ekor kambing di sembelih di PDM dan 1 ekor sapi dan 3 ekor kambing di sebelih di Sipahutar. Lalu 9 ekor sapi dan 5 ekor kambing disembelih di PDM dan dibagikan hari ini Senin (7/11).

Meski pembagian daging kurban PDM menyebar di berbagai desa di 3 Kecamatan di Tapsel bahkan sampai ke Taput dengan mengeluarkan biaya parhobas dan transportasi, itu dilakukan dilihat dari esensi ibadah kurban itu sendiri yaitu berbagi keceriaan kepada kaum muslimin yang kurang mampu.
Kemudian, orangtua siswa, siswa termasuk guru dan karyawan PDM selalu diajak untuk ikut berkurban setiap harinya, diharapkan H Jafar agar ajaran agama Islam tersebut bisa menjadi kebiasaan hingga mendarah daging bagi yang ikut berkurban dan keluarganya.

Dimana, bila dilihat di tahun-tahun sebelumnya, jumlah hewan kurban PDM terus bertambah. Dimana Idul Adha tahun 2010 lalu jumlahnya sebanyak 20 ekor dengan rincian 18 ekor sapi, 1 ekor kerbau dan 1 ekor kambing. Di tahun 2009 lalu jumlahnya 11 ekor lembu dan 5 ekor kambing, sebanyak 4 ekor lembu berasal dari guru dan karyawan, 3 ekor lembu dan seekor kambing dari orangtua santri/wati, 1 ekor lembu dan 4 kambing sumbangan seluruh santri/wati serta 3 ekor lembu dari Yaspenhir. Sedangkan tahun 2008 lalu, hewan kurban PDM 7 sapi dan 1 kerbau dan tahun 2007 lalu 5 ekor lembu dan 3 ekor kambing.
“Alhamdulillah, tiap tahun jumlah hewan kurban kita terus bertambah. Karena kita yakin, dengan berbuat baik dan PDM bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, tentu saja rezeki dari Allah SWT itu pasti datang meski dalam bentuk lain,” ucapnya mengakhiri. (neo/mer)

Sumber: Metro Tabagsel

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s