Kakek 120 Tahun Ini Menikah Lagi

Posted on Updated on

Subhanallah, Kakek itu menikah lagi dalam usianya yang cukup tua sekali. Umur tidak menjadi faktor kejanggalan untuk menikah seperti yang telah dibuktikan si Kakek yang sudah berumur 120 tahun masih dikarunia seorang Nenek yang berumur 60 di India seperti yang dilansir dalam berita Kompas. Com. dibawah ini:

NEW DELHI, KOMPAS.com — Tidak ada kata tua untuk mencari kebahagiaan. Itulah yang dilakukan Haji Abdul Noor yang menikah lagi saat usianya sudah 120 tahun.

Enam tahun setelah istri pertamanya tutup usia, Noor menikah lagi dengan Samoi Bibi (60) di Satghori, sebuah desa terpencil di Karimganj, negara bagian Assam, seperti dilansir Times of India, Rabu (26/10/2011).

Di desa yang tenang itu, pernikahan pasangan lanjut usia ini menjadi sebuah peristiwa besar. Pernikahan ini dihadiri lebih dari 500 tamu.

“Dalam daftar pemilih, usia saya ditulis 116 tahun. Namun, sebenarnya saya berumur 120 tahun,” kata Noor.

Anak-anak Noor sendiri yang mencari istri baru bagi ayah mereka. “Tak lama setelah ibu meninggal, ayah meminta kami mencarikan dia istri agar ada yang merawat beliau,” kata Haji Azir Uddin, putra Noor.

Uddin mengakui, bukan hal mudah memang untuk mencarikan istri bagi orang yang berusia 100 tahun. “Namun, dengan pertolongan Tuhan, kami berhasil menemukan ibu baru meskipun usianya separuh usia Ayah. Dia pernah menikah, tetapi suaminya meninggal dan dia tidak dikaruniai anak,” lanjut Uddin.

Noor memimpin satu keluarga besar yang terdiri dari 122 orang, termasuk dua anak lelaki, empat anak perempuan, dan banyak sekali cucu.

Semangat Kakek itu mengalahkan semangat orang muda, Seolah memberi motivasi yang sangat dalam buat para pemuda  jaman sekarang untuk segara menjemput jodoh masing-masing. Yah semoga aja..

Ya Allah..Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan anak-anak yang menggembirakan hati kami dan jadikanlah kami perintis dari orang-orang yang bertakwa.

“Ya Allah… Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku di dunia dan akhirat kelak. Dengarkanlah rintihan hamba-Mu yang dhaif ini. Jangan Engkau biarkan aku sendirian di dunia ini maupun di akhirat kelak. Sebab itu menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran. Maka, kuruniakanlah aku seorang pasangan yang beriman, supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup ke jalan yang Engkau redhai. Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh, Amin… Amin… Ya Rabbal Alamin.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s