Program Gemar Berinfaq PDM Darul Mursyid

Posted on Updated on

Senin, 10 Oktober 2011
Sumbang Hampir Setengah Miliar
untuk Pembangunan Masjid
Sejak Oktober 2009 hingga November 2011, Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) di Desa Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Tapsel telah menggelontorkan sumbangan hampir setengah miliar untuk rehab masjid dan sarana umum.
Borneo-Tapsel
”Alhamdulillah, dana yang bersumber dari infak Jumat seluruh guru, karyawan dan siswa ini setiap minggunya mengalami peningkatan terus,” ujar imam besar Masjid Hajjah Khadijah PDM, Arman Lubis Al Hafis kepada METRO, Minggu (9/10).
Menurut Kepala Divisi Non Formal PDM dan juga penanggung jawab terhadap program infak, Drs Yusri Lubis, sejak dicanangkannya program tersebu Oktober 2009 hingga sekarang dana yang sudah terkumpul sebanyak Rp470.274.300, sementara dana yang telah disumbangkan sebanyak Rp345.700.000.
”Ini adalah angka yang sangat besar dan penyaluran dana tidak hanya sebatas wilayah Tapsel saja melainkan sudah merambah ketingkat propinsi,” tambahnya.
“Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, bahwa sejak dilakukannya program Gemar Infak Jumat (GINJU) yang digagas oleh Ibunda saya, H Riana Siregar, telah berhasil membantu banyak masjid dan sarana umum lainnya,” ujar Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) selaku Badan Pengelola PDM, H Jafar Syahbuddin Ritonga SE MBA
Disampaikan H Jafar, hal tersebut merupakan bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial PDM terhadap masyarakat.
“Sebenarnya ada beberapa keuntungan dari program GINJU ini yakni secara sadar kita telah menabung di bank akhirat dan merupakan salah satu amalan yang tak pernah putus-putusnya (amalan jariah). Selain itu merupakan wujud pendidikan toleransi sosial, dan yang lebih penting lagi adalah mampu membentuk kebiasaan baik yakni gemar berinfak. Nah kalau kebiasaan ini telah mendarah daging di jiwa kita bukan tidak mungkin perekonomian umat akan cepat bangkit sebab saling membantu serta kemiskinan akan terkikis. Inti gemar berinfak adalah sikap saling tolong,” kata pria yang masih melanjutkan studinya S3 program Doctor Businis Administration (DBA) di University Saint Malaysia(USM) ini.
Dari pantauan, bahwa seluruh civitas akademika keluarga besar PDM sudah sangat menggemari berinfak dan tidak lagi merasa terpaksa. Hal ini diketahui saat pengumpulan infak Jum’at, guru, karyawan dan siswa dengan sekejab telah terkumpul sepuluh juta rupiah lebih. (**Sumber: Metro Tabagsel

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s