Hujan Itu Rahmat

Posted on Updated on

Menjelang masuk bulan Oktober 2011, hujan kerap kali membasahi bumi Alor Star. Seakan sudah menjadi tamu tahunan yang harus disambut penuh persiapan dan perlengkapan. Hujan akan membawa berbagai ole-oleh serta kabar gemberi bagi si tuan rumah. Ole-ole berupa air bersih dari langit akan mebasahi bumi, menyburkan tanam-tanaman layu serta kabar gembira untuk si petani dan peladang.

Namun, tidak semua orang beranggapan bahwa hujan itu adalah nikmat terindah dari Allah. Karena masih banyak diantara makhluknya yang sedih, keluh kesah, dan susah hati jika hujan turun membasahi bumi. Segela aktivitas akan terhambat, terlambat, dan terkendala. Bukan hanya itu, mereka terkadang mengatakan hal-hal yang tidak baik, seolah tidak akur dengan ketentuan Allah.

Ketika hujan berlangsung merupakan saat saat doa yang mustazab. Peluang itu jangan kita abaikan saudaraku. Mari angkat kedua tanganmu memohonlah kepada Allah, berharap agar dimudahkan segala urusan kuliah, urusan keluarga, memohon agar cepat dapat kerjaya dan yang tak kalah pentingnya berdoa agar cepat dapat jodoh masing-masing.

Hujan akan turun ketika bumi sudah kering, bumi yang selama ini menanti kedatangan hujun akan merasa bahagia sekali. Seperti waktu kita mengalami kehausan dan kekeringan akan berharap hujan segera turun. Dan orang sering mengumpamakan kekeringan sama dengan ekonomi sedang merosot. sebagai makhluk sosial kita sangat berharap agar dana segera turun untuk melangsungkan kehidupan di atas bumi ini, layaknya seperti hujan turun untuk menyumburkan kembali tanam-tanaman layu.

Nah, tanpa hujan yang turun dari langit, tumbuh-tumbuhan tak akan mampu bertahan, sungai-sungai akan kering, air sumur akan habis dihisap akar-akar besar yang mengelilinginya. Makanya hujan itu adalah rizki Allah yang sangat sepsial bagi makhlukya.

Jadi sebagai makhlukNya sekaligus menjadi kholifah di muka bumi ini, mari melestarikan segela isinya serta mensyukuri karunia Allah ini. Jangan sesekali mengatakan hal-hal yang tidak baik, khususnya ketika hujan turun. karena perbuatan demikian sangat memalukan sekaligus memilukan diri sendiri dan terkesan orang yang kufur nikmat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s