Jumaah Mubaarak

Posted on Updated on

Ilustrasi '' Hari ini adalah menatap dan menata, berbutlah !
Ilustrasi ” Hari ini adalah menatap dan menata, berbutlah !

Suara panggilan azdan jum’at kembali berkumandang di jantung kota Alor Star.semua kegiatan jual beli dan segela jenis aktifitas berhenti sejenak. Masjid-masjid sekitar kota itu sudah mulai dibanjiri oleh jamaah sholat jum’ah. mereka  yang datang dari berbagai pelosok kota dan kampung. Ada yang menaiki mobil, sepeda motor, sepeda dan ada juga yang berjalan kaki demi tujuan mendirikan sholat Jum’at.

Saat-saat seperti ini, hati setiap muslim pasti merasa bahagia melihat saudara se akidahnya berbondong-bondong ke Masjid. Kebahagian itu mampu memupuk rasa semangat untuk terus berjuang di jalanNya.Persatuan ummat tercipta seketika dan perasaan sedih, duka, dan derita hidup hanyut sekita dengan berkah melaksanan sholat jumaah berjamaah.

Para jamaah sholat juma’at duduk tenang sambil menyimak khotib membacakan khutbah. Khotib memulai khutbahnya dengan puji-pujian kepada Allah dan swolawat kepada RasulNya. Kemudian tak lupa mengajak sidang jamaah sholat jumaah untuk senantiasa menigkatkan taqwa kepada Allah S.W.T. Taqwa yang bermaksud menjalankan segala perintahNya dan meniggalkan segala larangNya.

Baiklah para jamaah sekalian, InsyaAllah pada kesempatan yang berbahagia ini khotib akan membawakan judul khutbah yaitu: Peranan Orang Tua Mendidik Anak’ . Khotip pun mulai berceramah didepan ratusan jamaah sholat jumaat yang sedang berlangsung di salah satu Masjid disudut kota itu.

Saudaraku, Kalian yang sudah berumah tangga banyak tanggungan yang harus kalian  pertanggungjawabkan, terutamanya tentang pendidikan anak. Ketahuilah Anda sebagai orang tua sudah menjadi kewajibanmu untuk mendidik anak-anakmu. Rumah tangga sangat berperan untuk membentuk karakter si Anak.

Semuanya bermula dari keluarga, kalaulah didikan keluarga bagus maka di luar ia pun InsyaAllah akan bagus. Bekalilah mereka dengan pendidikan agama, akhlah dan jeleskanlah untuk apa hidup, sekarang lagi dimana, sedang mengapa, dan mau kemana tanamlah philosofi ini pada setiap anak anda semoga ia mengerti tujuan hidup yang sebentar ini.

Khotib terus melanjutkan khutbahnya. saudara-saudara sekalian. Pada hari akhirat nanti kamu akan diminta pertanggungjawabanmu tentang anak-anakmu. apa yang telah kau ajarkan kepada mereka. kalau kamu telah membekalkan mereka  selama di dunia dengan ilmu-ilmu agama itu baik bagimu dan bagi anakmu.

Namun, kalaulah yang berlaku sebaliknya. kamu lalai, kamu lupa, bahkan kamu sama sekali tidak pernah memperkenal kepada mereka siapa yang telah mencipkannya. maka tunggulah azab darinya. Kemudian anak-anakmu berkata dihadapan Allah. ya-Allah.. orangtua kami yang tak pernah mengajarkan kami mengenal Engkau. lantas.. Allah menyeret Anda ke dalam api Neraka karena telah lalai mendidik anakmu ketika masih di dunia.

Saudaraku, semoga kita mendapat pencerahan dari isi khutbah yang singkat ini, sekembalinya kita ke rumah, mari ajak-ajak anak-anak kita belajar mengenal arti kehidupan. didik mereka dengan bekalan agama. Wabillah Taufiq Walhidayah.

Alor Star, 22/10/2011

Shahrul Zein Harahap 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s