Perempuan Islam

Inilah alasan kenapa perempuan Islam tidak boleh berjabat tangan dengan pria

Lelaki inggris bertanya: “Kenapa dalam Islam wanita tdk boleh jabat tangan dengan pria?”

Syaikh menjawab: “Bisakah kamu berjabat tangan dengan ratu elizabeth?

Lelaki inggris menjawab: “oh tentu tidak bisa! cuma orang2 tertentu saja yg bisa berjabat tangan dengan ratu.”

Syaikh tersenyum & berkata:” Wanita2 kami(Kaum muslimin) adalah para ratu, & ratu tidak boleh berjabat tangan dengan pria sembarangan (yg bukan mahramnya”)

+++

lalu si inggris bertanya lagi, “Kenapa perempuan Islam menutupi tubuh dan rambut mereka?”

Syaikh tersenyum dan punya 2 permen, ia membuka yang pertama terus yang satu lagi tertutup. dia melemparkan keduanya kelantai yang kotor.

Syaikh bertanya: ” Jika saya meminta anda untuk mengambil satu permen, mana yang anda pilih?”

Si inggris menjawab: “Yang tertutup..”

Syeikh berkata: ” Itulah cara kami memperlakukan dan melihat perempuan kami”

+++

- ‘Kami dilihat dari sejauh mana ketaqwaan, kecerdasan dan kepandaian kami, bukan dari pesona tubuh seksi kami’

- “Segala sesuatu yang Allah Ta’ala buat yang berharga di dunia ditutupi dan sulit untuk untuk didapatkan.

Di mana kamu menemukan berlian? Jauh di dalam tanah ditutupi dan dilindungi.

Di mana kamu menemukan mutiara?

Jauh di dasar laut ditutupi dan dilindungi dalam SHELL yang indah.

Di mana kamu menemukan emas?

Jalan menurun di tambang, ditutupi dengan lapisan dan lapisan batuan. kamu harus bekerja keras untuk mendapatkan mereka.

Tubuh kamu adalah suci. kamu jauh lebih berharga dari berlian dan mutiara, dan kamu harus ditutupi & dilindungi juga.”

~ Kata Muhammad Ali kepada putrinya, hana ~ 

+++

Semoga Bermanfaat

Bersyukur Walau Sedikit

Di hari juma’at yang penuh barakah, Kamil kembali menjalankan aktivitas berdagang di Sudut kota AS. Pagi yang cerah, kamil dengan penuh semangat melangkahkan kaki menuju pasar As untuk mengadu nasib.

Barang daganganya tidak banyak hanya beberapa helai pakain muslim. Kamil mulai mendirikin tratak kecil berukuran 3×3 m persegi dan menyusun meja-meja kemudian menata rapi barang dagangannya. ”Bismillah, semoga hari ini lebih beruntung dari kemairn,” Doanya dalam hati.

Pertarungan pun dimulai, pengunjung pun sudah mulai membanjiri lokasi setempat, pedangang-pedangan jirannya sudah mulai ribut mempromosikan dangangan masing-masing. Kamil hanya bisa berdiam diri sambil menunggu pelanggan datang berhap ada yang singgah sambil menyapa  dagangannya.

Sekilas ia pandang kiri kanannya, kamil seolah cemburu melihat Stan-stan lainnya penuh dengan pengunjung. Prasangka itu selalu mengusik hatinya jika berada dalam arena bisnis, namun cepat-cepat ia tepis dengan senjat Syukur.

Pengunjung pun semakin ramai, lorong-lorong kecil nampak sulit dilalui, ada yang datang dari utara, barat, timur menyebakan lorong lorong kecil itu terkadang macet dan terkadang sudah lengang. Stan Kamil belum juga ada satu pelanggan yang mau singgah, entah apa yang menyebabkannya, ia hanya mampu berserah diri kepada-Nya.

Ia pernah mendengar nasehat dari seorang Bisnismen” Jadilah bisnismen bukan pesimismen, bisnismen itu akan bertarung habis-habisan sekalipun medan bisnisnya tidak layak untuk dijadikan tempat berbisnis, ia akan cari cara bagaimana memamfaatkan medan tersebut jadi subur.

Kamil dalam diamnya, mencoba berusaha mengembalikan semangat yang sudah lesu, soalnya dari awal stan dibuka belum satu pun yang singgah di stannya. tak lama kemudian, datang seorang pria setengah baya berketuranan india menanya harga danganganya sambil mencoba menawar pakain muslim kamil. Akhirnya si pria tu membeli pakain muslim sebanyak 2 helai, Alhamdulilah lumayan.

Jadi, seberapa banyak pun rezki yang didapat tetaplah barengi dengan syukur kepadaNya semoga ditambahkan rezki yang lebih banyak serta bermamfaat di dunia dan akhirat.

من لا يشكر قليلا لم يشكر كثير….”Barang siapa tidak mensyukuri yang sedikit sudah pasti belum mensyukuri yang banyak”

Sudah 38 Orang Mendaftar ke PDM Calon Siswa Baru TP 2012-2013

TAPSEL- Hingga Senin (13/2) sejak Penerimaan Siswa Baru (PSB) dibuka 1 Januari lalu, sudah 38 calon siswa baru Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) Tahun Pendidikan (TP) 2012-2013 yang mendaftar.
Rinciannya, 24 putra dan 14 putri yang berasal dari berbagai daerah, propinsi termasuk 2 pendaftar dari negeri jiran, Malaysia.
Ketum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga(Yaspenhir), H Jafar Syahbuddin Ritonga SE MBA, TP 2012-2013 mengatakan, pesantren yang berada di Desa Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH) Tapsel ini hanya menampung 204 orang tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dari sebelumnya 240 orang. Adanya pengurangan kuota secara signifikan sebanyak 36 orang ini semata-mata hanyalah demi kualitas
“Pengurangan jumlah PSB ini juga diharapkan akan menuju situasi yang ideal yakni jumlah siswa per kelas hanya 34 orang, dari sebelumnya 40 orang. Dan jumlah siswa per kamar asrama hanya 12 orang dari sebelumnya 14 orang,” ujar pengusaha muda yang juga dosen S2 Magister Managemen (MM) Harapan Medan ini kepada METRO, Senin (13/2). Continue reading

Media Perubahan Zaman

Seiring dengan perjalanan zaman, banyak perubahan-perubahan yang didapati dalam setiap sudut kehidupan manusia. Perubahan zaman yang membawa kepada keserba-canggihan, instan, cepat dan tangkas. Perubahan yang didukung oleh teknolongi-teknologi canggih. Perubahan demi perubahan yang dialami penduduk muka bumi adakalnya membawa kebaikan dan keburukan. Dan itu sudah menjadi takdir yang harus dijalani oleh manusia.

Pergerakan manusia semakin berkurang yang ditukar dengan tenaga mesin hasil ciptaan manusia.Dahulu kendaraan digerakan oleh manusia kaum bawah, tapi sekarang mesin mengambil alih semua itu.Dahulu jalan raya, rel kereta api dan bangunan-bangunan dikerjakan sepenuhnya oleh tangan manusia yang serba terbatas, namun sekarang traktor dan mobil berat sudah tersedia. Dahulu mendapatkan informasi harus melalui surat menyurat kertas, tapi sekarang internet dan hp sudah tersedia.

Seiring bertambahnya usia bumi perubahan-perubahan semakin dirasakan oleh semua kalangan penduduk muka bumi ini. Kehidupan pun semakin bergesar kearah kemodrenan serta lambat laun meninggalkan era jadoel. Era jadoel suatu yang tak akan pernah hilang dalam peradapan manusia, Era itu akan menjadi sejarah tersendiri bagi kehidupan mendatang. Continue reading

Menikmati Wisata Alam di Perlis

Kolesa Foto Jelajah Perlis 2012MonggoNews- Tepat pukul 11 pagi setelah sarapan bihun, sekitar 15 orang Mahasiswa Indonesia Insaniah sudah siap untuk berjalan-jalan ke pusat wisata terkenal di Perlis. Van dan Kelisa dua mobil yang bakal membawa Hamdani dkk menelusuri Alam Perlis. Sebelum berangkat doa musafir pun dipanjatkan yang dipimpin langsung oleh Hamdani sebagai ketua luar lapangan. Pintu gerbang rumah si T menjadi saksi keberangkatan Hamdani dkk.

Van dan Kelisa mulai menekan gas menuju Bukit Wang tujuan wisata pertama. Di dalam Van suasannya agak ribut penuh jenaka dan penuh ceramah birokrasi layaknya anggota DPR luar lapangan. sesakali terdiam akibat Sekmat, dan ujung-ujungnya tutup buku, buka buku, tutup buku dan buka lagi, ( bahasa istilah pajrul red). Continue reading

Nikmat Hidayah

Hari ini bertepatan pada tanggal 5 Februari 2011 bersamaan dengan 12 Rabiul Awal merupakan hari bersejarah yang tak pernah dilupakan oleh segenap ummat Islam. Pada 12 Rabiul Awal telah lahir seorang utusan Allah S.W.T untuk membawa ummat Islam ke jalan hidayah. Utusan tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah seorang nabi terakhir yakni Nabi Besar Muhammad S.A.W yang terkenal dengan Habibullah ( Kekasih Allah). Pada hari ini, segenap ummat islam kembali memperingati prisitwa itu supaya kecintaan dan kasih sayang kepada Rasullah kian hari kian bertambah.

Masyarakat sekitar jalan Telok Wanjah telah menyusun acara tersendiri untuk memperingati Maulidur Rasul. Menjelang magrib tadi para jamaah surau Ar-Rasyid datang berbondong-bondong untuk mendirikan sholat jamaah magrib sekaligus mendengar ceramah Maulidur Rasul seusai sholat magrib. Antusias masyakarat sekitar sangat mengangumkan sehingga surau yang tak seberapa besar itu penuh dengan jamaah yang hadir.

Dalam acara itu telah hadir seorang tokoh ulama Kedah untuk menyampaikan ceramah Maulidur Rasul. Beliau merupakan mufti Kedah dan sangat dicintai oleh masyarakat setempat karena sosoknya yang bersahaja. para jamaaah telah siap mendengar siraman rohani. tanpa mengulur-ngulurkan waktu pengerusi majlis mempersilakan yang berbahagia Dato Baddrudin untuk menyampaikan kuliahnya ( bhs malay red). Continue reading

Batu Olang, Objek Wisata Terabaikan, Butuh Sentuhan

Selasa, 10 Januari 2012
AMRAN POHAN-SIPIROK
Batu Olang merupakan bukit yang terletak di Lingkungan Pagaran Batu, Kelurahan Parausorat, Sipirok, Tapsel. Tempat ini adalah salah satu objek wisata di Sipirok yang kondisinya terabaikan, padahal pada masa keemesannya,  Batu Olang merupakan objek primadona yang ramai dikunjungi masyarakat.
Namun semua ini tinggal kenangan seiring dengan waktu dan perkembangan zaman. Tapi masih adakah kesempatan objek wisata alam tersebut untuk tetap eksis kedepan? kita tunggu saja!
Jika kita berada di atasnya, memang terasa beban hidup akan terlupakan  dengan semilir angin yang bersih, apalagi dimanjakan  panorama alam Sipirok dari atasnya. Bhkan, lebih sempurna jika dinikmati malam hari, akan nampak jelas lampu-lampu  nun jauh di Padang Bolak, dan pemandangan ladang pertanian dan perkebunan warga sekitar akan semakin menambah khasaah indahnya alam di sekitar Batu Olang itu.
Seorang warga, Siregar (70) bercerita tentang objek wisata Batu Olang dimasa masa mudanya. Katanya, Batu Olang adalah salah satu objek wisata yang selalu dikunjungi apalagi diwaktu lebaran dan hari besar lainnya. Namun, tanpa alasan yang pasti, sekitar tahun 80-an  pengunjung beralih ke Simago-mago, dan pamor Bato Olangpun  semakin menghilang hingga saat ini. Continue reading

Pasar Pagi Kampung Berjaya Di Negeri Seberang

Barang Bekas Menjadi Daya Tarik Utama Pasar Pagi Kg Berjaya

Pagi yang masih buta, embun yang masih menyelimuti sebagian jantung kota Star, matahari belum keluar dari persembunyiannya ketika itu para Pedagang pasar pagi sudah mulai meluncur ke pusat pasar kampung Berjaya untuk mengadu nasib menjual  berbagai produk mulai dari barang bekas, monja, barang basah, makan-makanan, penjual obat-obatan dan lain-lain. Arena pasar pagi tersebut cukup luas dan sangat strategis sehingga penduduk sekitar wilayah itu dengan mudah mengunjunginya.

Pasar Kampung Berjaya ( Kg Berjaya) beroperasi setiap hari mulai pukul 06: 00- 12: 00. Hari jum’at merupakan hari yang paling banyak pengunjungnya. Hampir seluruh lapisan masyarakat sekitar kg Berjaya menyempatkan diri untuk melihat-melihat dan membeli berbagai barang di pasar pagi itu. Pedagang di pasar itu datang dari berbagai pelosok kota dan kampung bahkan dari penjuru International sehingga barang-barangan yang dijual beranekaragam. Pedagang etnik Melayu paling mendominasi di pasar itu kemudian pedagang China dan India. Continue reading

Statusmu Nasehatmu

Malam semakin jauh meninggalkan praduannya, hiruk pikuk kota semakin sunyi kedengaran, suara-suara kenderaan dijalanan kian menyepi. pekerja jembatan layang di depan rumahku mulai beraksi dengan kerja-kerjanya menaikkan bahan-bahan bangunan ke atas jembatan. suara-suara kebisingan kota sejurus bertukur menjadi suara kerja-kerja jembatan yang terkadang menggangu suasana kondusif disekitar perumahan. penduduk perumahan tak bisa berkata banyak hanya pasrah dengan keadaan dan memilih untuk memaklumi kondisi tersebut. Dengan prinsip rakyat didahulukan pencapain diutamakan.

Malam pun semakin larut, kerja-kerja jempatan itu semakin giat melaksanakan kerjanya, benturan-benturan sesama besi dan suara mesin alat berat yang meraung-raung menjadi musik indah ketika malam semakin pagi. suara las itu ibarat gitaris yang senantiasa memberikan paduan suara dengan besi besi itu. aku hanya bisa menyimak dengan mecoba menikmati keindahan malam bersama  gelombang suara yang dihasilkan dari kerja-kerja jembatan itu. Continue reading

Kemajuan Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM)

Selasa, 20 Desember 2011
Hj Riana, Wanita Tangguh di Balik Layar
Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) yang terletak di Desa Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Tapsel adalah salah satu pesantren terbaik di Tapsel.
Borneo-Tapsel
Pesantren yang berjarak sekitar 38 kilometer dari Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok ini dibangun tahun 1993 oleh almarhum H Ihutan Ritonga di bawah Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir). Dalam perjalanannya, PDM telah banyak mengalami berbagai cobaan hingga akhirnya berdiri kokoh dengan berbagai prestasi yang telah diraih.
PDM pada awalnya akan didirikan di luar Tapsel, namun dengan berbagai pertimbangan terutama mengingat membangun kampung halaman sang pendiri, maka PDM dibangun di SDH. Pada tahun 1993, pesantren ini mulai ditegakkan pondasinya dan beroperasi tahun 1994. Diawal mulainya kegiatan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) PDM hanya mengelola siswa/siswi MTs (setingkat SMP) dan itupun hanya satu kelas saja. Seiring menggelindingnya waktu dan perkembangan zaman, maka PDM terus mencari formula agar tidak sekedar ada serta meramaikan dunia pendidikan.
Dalam perjalanannya, PDM menganut sistem pendidikan modern. Artinya, bahwa setiap perkembangan sistem yang diterapkan oleh pemerintah, PDM selalu mengikuti. Dalam operasionalnya, PDM tetap mengikuti aturan pemerintah, dalam hal ini Kementrian Pendidikan dan Kementrian Agama adalah kompas yang tidak dapat ditinggalkan.Read More

“Namun, dalam penerapannya, PDM menganut sistem Learn and Fun (belajar dan bermain). Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kebosanan, sebab penyakit yang utama dialami oleh sekolah yang bermodel boarding (asrama) adalah bosan,” ujar Ketua Umum (Ketum) Yaspenhir, H Jafar Syahbuddin Ritonga SE MBA kepada METRO, Senin (19/12).
Untuk menunjang keberhasilan pendidikan, maka sarana dan fasilitas harus lengkap. Adalah sangat tidak mungkin untuk mencapai terbaik tanpa didukung oleh kelengkapan fasilitas. Di PDM yang berada di atas areal 20 hektar dikelilingi perbukitan, ucap H Jafar, semua sarana pendidikan dan fasilitas telah lengkap dan modern, diantaranya adalah gedung-gedung permanen, kelas yang memakai layar TV LCD, laboratorium IPA terpisah, laboratorium bahasa, laboratorium computer yang dilengkapi internet WiFi, tenaga pengajar yang menggunakan laptop dan fasilitas pendukung lain seperti lapangan olah raga, dua aula yang masing-masing dapat menampung lima ratus hingga seribu orang, mesjid dengan daya tampung seribu orang, poliklinik dan lain-lain.
Tentu saja, semua sarana dan fasilitas tersebut diramu oleh tenaga-tenaga yang profesional hingga menghasilkan produk yang berkualitas di bawah komando seorang direktur yang energik, kreatif, inovatif dan tawadhuk yakni H Jafar Syahbuddin Ritonga SE MBA.
Dengan tidak menyombongkan diri, bahwa PDM telah dikenal di mana-mana. Segudang prestasi telah diraih baik tingkat kabupaten, propinsi, nasional bahkan internasional. Hal ini tentu saja ada tangan dingin yang menyentuhnya, yaitu H Jafar Syahbuddin Ritonga, seorang profesional muda yang masih mengambil S3 program DBA di USM Penang, Malaysia.
Namun tidak dipungkiri pula ada sosok lain dalam keberhasilan itu semua. Sosok wanita tangguh dibalik layar kemajuan PDM yaitu Hj Riana Siregar, istri dari almrhum Drs H Ihutan Ritonga yang merupakan ibunda H Jafar Syahbuddin Ritonga.
Hj Riana yang sangat familiar ini lahir di Sipirok tanggal 14 Mei 1947. Bersama suaminya, waktu itu turut berjuang membangun PDM. Setelah kepergian sang suami, Hj Riana yang mempunyai gagasan brilian ini, turut memberi warna kepada putra tunggalnya, H Jafar dalam mencapai visi dan misi PDM yang saat ini sudah memiliki 868 siswa/siswi MTs dan MA.
“Ada beberapa gagasan beliau yang menumental hingga kini masih berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat, yakni taman-taman yang artistik serta program Gemar Infak Jum’at (Ginju). Dari keberhasilan Ginju ini, sudah banyak masjid dan sarana umum yang merasa terbantu, bahkan karena dianggap berhasil maka program ini menjadi referensi bagi beberapa departemen,” tutur H Jafar mengakhiri. (***)Sumber: Metro Tabagsel